Kenangan pertemuan pertama Maru dan Jae Hee muncul kembali. Saat Maru mengobati luka Jae Hee. Namun kali ini kenangan itu muncul bersamaan dengan suara Maru : Jika boleh jujur, pada hari itu seluruh mimpiku menjadi kenyataan. Jae Hee, nama yang mampu menenggelamkan hatiku, duduk dan tersenyum di hadapanku. Jae Hee : “Kau milikku sekarang” Dan aku jadi serakah dan mulai bermimpi.
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire